Friday, March 22

Kenali Gejala Menopause Pada Pria

(Ilustrasi: Istimewa)

Triwarta.com, Jakarta – Selain terjadi pada wanita, ternyata menopause juga dapat terjadi di kalangan pria lho. Sesuai penjelasan dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, kondisi hormon testosteron pada pria amatlah bervariasi dan memengaruhi kondisi tubuh.

“Hormon testosteron akan menurun secara perlahan. Setelah pria berusia di atas 30 tahun, hormon testosteron akan menurun sekitar 1 persen dalam setahun. Pada usia 70 tahun, penurunan kadar hormon testosteron pada pria akan mencapai 50 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Nadia menjelaskan bahwa menopause pada pria atau sering disebut sebagai andropause merupakan kondisi penurunan hormon testosteron seiring terjadinya proses penuaan.

“Andropause terjadi karena produksi hormon dan bioavailabilitas testosteron menurun secara bertahap. Dampaknya, seperti terjadinya perubahan fungsi seksual, kemampuan tingkat energi atau bahkan perubahan mood yang sering kali tidak diperhatikan dalam kurun waktu yang lama,” tutur dr. Nadia, melanjutkan penjelasan.

Pada andropause, penurunan kadar testosteron berlangsung lebih lambat. Ini artinya, pria dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar masih memiliki kemungkinan untuk memproduksi sperma meski usia sudah menginjak 80 tahun. Atas dasar itu, beberapa dokter menyebut bahwa masalah ini sebagai penurunan hormon androgen (testosteron) pada pria tua yang kerap terjadi.

Adapun gejala dari andropause, di antaranya:

Perubahan fungsi seksual
Hal ini termasuk disfungsi ereksi, penurunan hasrat seksual, penurunan ereksi spontan, tingkat kesuburan yang lebih rendah, dan ukuran testis yang mengecil.

Perubahan pola tidur
Penurunan kadar testosteron dapat menyebabkan gangguan tidur, seperti insomnia dan mudah mengantuk.

Perubahan fisik
Peningkatan lemak tubuh, penurunan massa otot, kekuatan dan ketahanan serta penurunan densitas tulang. Pembesaran payudara (ginekomastia) dan hilangnya rambut tubuh juga dapat terjadi akibat andropause.

Perubahan emosional
Kadar testosteron yang rendah dapat menyebabkan kurangnya motivasi atau rasa percaya diri. Hal ini membuat seorang pria cenderung merasa sedih, depresi, atau memiliki kesulitan mengingat maupun berkonsentrasi pada suatu hal.

Sumber: KlikDokter

Penulis: Ana
Editor: Ulfa

Leave a Reply

%d bloggers like this: