Friday, March 22

Kebiasaan Orang Tua ini Berdampak Buruk untuk Si Kecil

(Ilustrasi: Istimewa)

Triwarta.com, Jakarta – Tidak jarang orang tua merasa telah memberikan yang terbaik, tapi tanpa disadari justru memberikan efek buruk bagi kesehatan anak. Misalnya, membiarkan anak menggunakan gadget seharian atau memberikan makanan junkfood. Hal ini tentu saja akan menimbulkan dampak buruk bagi Si Kecil.

Di bawah ini ada beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan orang tua dan cara mengatasinya:

Membebaskan anak bermain gadget
Saat ini gadget sudah tidak dapat dipisahkan dari anak-anak maupun orang dewasa. Umumnya, orang tua memberikan gadget untuk membuat anak bisa tenang dan nyaman. Padahal penggunaan gadget yang berlebihan bisa membawa dampak buruk bagi kesehatannya, seperti obesitas dan insomnia.Untuk mengatasi hal ini, Bunda dan Ayah bisa membatasi penggunaan gadget pada Si Kecil. Selain itu, Bunda dan Ayah juga bisa memilih konten positif yang memang layak. Jangan lupa untuk selalu mengawasi Si Kecil ketika bermain gadget ya.

Memberikan makanan berlebihan
Untuk sebagian orang tua, junkfood menjadi pilihan mudah untuk diberikan pada anak. Tapi junkfood umumnya tidak memiliki nilai nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh. Selain itu, mengonsumsi junkfood yang berlebihan dapat menyebabkan anak mengalami kegemukan, dan meningkatkan risiko kelebihan kolesterol, serta gangguan jantung dan pembuluh darah di kemudian hari.Solusinya, Bunda dan Ayah bisa mengganti makanan junkfood dengan masakan yang dibuat sendiri. Sesekali Bunda masih bisa memberikan Si Kecil makanan junkfood, namun kombinasikan dengan makanan yang lebih sehat, misalnya salad. Selain itu, bisa juga memesan pizza dengan topping sayur-sayuran. Tapi, ingat untuk tetap membatasi jumlah konsumsinya.

Mengerjakan semua tugas anak
Ketika Bunda dan Ayah mengerjakan semua tugas yang diberikan untuk Si Kecil, maka dia tidak akan mandiri. Padahal, tidak selamanya Bunda dan Ayah bisa ada bersamanya.Sesekali berikan kepercayaan pada anak untuk mengerjakan hal yang mungkin bisa dia lakukan. Seperti, membantu membersihkan tempat tidur atau meletakkan piring ke tempat cucian setelah selesai makan. Dengan begitu Bunda dan Ayah bisa punya waktu untuk mengerjakan hal lain, dan Si Kecil akan terbiasa untuk mandiri.

Berteriak pada anak
Sesekali berteriak kepada anak karena kesalahan yang dilakukan memang hal yang sulit dihindari. Namun, jika dilakukan berulang hal ini akan berdampak negatif bagi kesehatan mental anak. Berteriak juga tidak akan membuat sikap anak menjadi baik. Justru sebaliknya, sikap anak berisiko menjadi semakin buruk.Daripada menghabiskan tenaga dan emosi dengan berteriak, alangkah baiknya Bunda dan Ayah mengajak Si Kecil untuk berdiskusi. Jelaskan bahwa hal yang telah diperbuatnya dapat berdampak buruk, lalu berikan contoh. Dengan begitu, Si Kecil akan mengerti dan pelan-pelan mengubah sikapnya tersebut.

Memberikan barang-barang mewah berlebihan
Sebagian orang tua memilih memanjakan anak dengan memberikan barang-barang mewah. Namun, hal ini bisa menyebabkan anak memiliki sifat yang materialistis. Hal yang sesungguhnya dibutuhkan anak bukanlah kemewahan semata, tapi bukti kasih sayang dari kedua orang tuanya.Bunda dan Ayah bisa memperbaiki kesalahan ini dengan membantu Si Kecil belajar mensyukuri hal yang dia miliki dan menggunakan hal di sekitarnya untuk bermain. Misalnya, Bunda bisa membuat perlengkapan dapur dari kardus atau barang bekas lain, untuk main masak-masakan, dibandingkan membelikan mainan baru.

Menjadi orang tua yang baik memang tidak mudah. Jika Bunda dan Ayah mengalami kesulitan menghadapi atau mendidik Si Kecil, jangan sungkan berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Penulis: Ana
Editor: Ulfa

Leave a Reply

%d bloggers like this: