Sunday, March 24

Kenali Tanda Kecanduan Makanan

Kecanduan makanan (Istimewa)

Triwarta.com, Jakarta – Ternyata tidak hanya obat-obatan terlarang saja yang dapat menyebabkan kecanduan, makanan pun dapat menyebabkan anda mengalami kecanduan. Sebuah percobaan pada binatang dan manusia menemukan bahwa beberapa orang mengalami perubahan aktivitas otak yang sama saat memakan makanan tertentu dengan perubahan aktivitas otak saat mengkonsumsi kokain dan heroin. Hal ini terutama terjadi pada makanan enak dan gurih. Berbagai jenis makanan enak dan gurih ini biasanya mengandung banyak gula, lemak, dan garam.

Bila seseorang mengalami tanda-tanda kecanduan makanan ini, maka ia pun akan mengalami toleransi terhadap makanan tersebut, seperti halnya obat, yang membuatnya harus mengkonsumsi makanan tersebut dalam jumlah yang lebih banyak untuk membuat mereka merasakan kesenangan yang sama.

Tanda-tanda Kecanduan Makanan

Beberapa peneliti di Universitas Yale telah mengembangkan suatu daftar pertanyaan untuk mengidentifikasi apakah seseorang mengalami kecanduan makanan atau tidak, yaitu:

Makan lebih banyak daripada yang direncanakan saat anda mulai mengkonsumsi makanan tertentu
Terus mengkonsumsi makanan tertentu bahkan saat anda sudah tidak lapar lagi
Makan terus hingga anda merasa sakit
Cemas atau khawatir bila tidak mengkonsumsi atau mengurangi porsi makanan tertentu
Bila makanan tertentu tidak tersedia, maka anda akan pergi ke luar rumah untuk membelinya
Anda mengkonsumsi makanan tertentu sangat sering atau sangat banyak sehingga anda bahkan lebih memilih mengkonsumsi makanan tertentu tersebut daripada bekerja, menghabiskan waktu bersama keluarga anda, atau melakukan kegiatan lainnya
Anda menghindari acara atau situasi tertentu untuk menghindari makanan tertentu tersebut
Anda mengalami gangguan dalam belajar atau bekerja karena makanan dan makan
Anda sedang mengalami gejala putus makanan, yaitu bila saat anda mengurangi jumlah makanan tersebut, maka anda merasa cemas, gelisah, atau mengalami gangguan fisik lainnya.

Sumber: webmd

Penulis : Ana
Editor : Ulfa

Leave a Reply

%d bloggers like this: