Friday, March 22

Aplikasi Selamatkan Nyawa dari PMI

(Ilustrasi: satelitpost.com)

Triwarta.com, Jakarta – Tanggal 17 September diperingati sebagai Hari Palang Merah Indonesia (PMI). Organisasi yang bergerak di bidang sosial kemanusian ini sudah memasuki usia ke-73 tahun.

PMI merupakan satu-satunya organisasi palang merah yang sah dan diakui di Indonesia. Didirikan pada 17 September 1945, organisasi yang kini diketuai oleh Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla ini berfokus pada tiga sektor: membantu korban bencana alam, membantu saat ada peperangan atau konflik, dan donor darah.

Hingga saat ini sudah ada 33 PMI tingkat provinsi dan sekitar 408 PMI cabang tingkat kota atau kabupaten di seluruh Indonesia. Seiring waktu, PMI pun semakin canggih. Kini, lembaga sosial kemanusiaan ini memiliki dua aplikasi berbasis ponsel pintar yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja, untuk mempercepat penangggulangan masalah kemanusiaan. Apa saja aplikasi tersebut?

1. Mobile Rapid Assessment (MRA)
Melansir situs resmi PMI, aplikasi pertama yang bisa dipakai adalah MRA (Mobile Rapid Assessment). Lewat aplikasi ini, masyarakat umum dan relawan PMI bisa menggunakannnya untuk mengirimkan dan menerima informasi bencana secara aktual, mudah, dan cepat.

Fungsi utama MRA adalah membuat warga atau relawan PMI bisa melaporkan kejadian bencana alam atau keadaan darurat alainnya secara langsung ke Posko PMI pusat. Selain untuk hal tersebut, aplikasi ini juga bisa memberikan informasi terkini mengenai bencana alam dengan informasi dampak, kebutuhan, pengungsian, koordinat dan foto kejadian.

Terkait pengoperasian, aplikasi ini tergolong mudah dipahami. Jika Anda memiliki ponsel pintar berbasis android, aplikasi ini dapat dengan mudah ditemukan di Google Play dan bisa diunduh secara gratis. Setelah login, Anda bisa memberikan laporan mengenai bencana yang sedang berlangsung. Jika sudah diverifikasi, laporan Anda tersebut bisa digunakan oleh PMI untuk disebar luaskan.

Menariknya lagi, aplikasi MRA bisa digunakan meski Anda sedang off-line atau ponsel tidak memiliki sinyal. Pelapor dapat mengisi data laporan seperti biasa. Setelah sampai tahap terakhir dan klik simpan, maka semua data laporan bencana yang telah diberikan akan dimasukkan ke halaman draft laporan. Secara otomatis, data tersebut akan diunggah ketika daerah lokasi pelapor sudah mendapatkan sinyal internet.

Aplikasi MRA dibuat supaya ada informasi yang akurat, mudah, dan cepat mengenai status gawat darurat. Bila digunakan secara tepat, aplikasi ini tentu bisa menyelamatkan banyak nyawa sekaligus.

2. PMI-FirstAid
Dalam kehidupan sehari-hari, Anda tentu bisa mengalami berbagai kejadian yang mungkin berhubungan dengan terjadinya cedera, terkilir, atau terluka ketika melakukan aktivitas.

Sebagai upaya menanggulangi hal tersebut, PMI menyediakan aplikasi ponsel pintar berbasis android yang berisi materi-materi mengenai pertolongan pertama. Aplikasi ini bernama PMIā€“FirstAid.

Fitur yang ada di dalam aplikasi PMI-FirstAid, meliputi:

Pelajari
Berisi informasi dan pembelajaran tentang penyakit-penyakit yang sering timbul, termasuk kondisi darurat akibat penyakit atau keadaan tertentu.

Bersiaplah
Berisi tentang informasi dan pembelajaran pada kondisi bencana atau menyiapkan diri pada keadaan bencana, termasuk pengurangan risikonya.

Darurat
Berisi tentang informasi atau tindakan yang harus dilakukan pada saat menghadapi kondisi darurat.

Ujian
Dalam menu ini, Anda diajak untuk menguji pengetahuan tentang pertolongan pertama.

Info lainnya
Berisi tentang aplikasi ini, termasuk informasi mengenai PMI, dan kegiatan atau layanan yang diberikan. Selain itu, Anda juga bisa mengetahui bagaimana menjadi relawan PMI dan info-info penting lain lewat menu ini.

Nah, sekarang Anda sudah tahu aplikasi yang berhubungan dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Yuk, ikut serta menjadi salah satu relawan untuk kemanusiaan dengan mengunduh aplikasi ini. Informasi yang cepat soal kondisi gawat darurat bisa menyelematkan banyak nyawa. Selamat Hari Palang Merah Indonesia!

Leave a Reply

%d bloggers like this: