Sunday, March 24

Tips Agar Lebih Muda 10 Tahun

(Ilustrasi: avoskinbeauty.com)

Triwarta.com, Jakarta – Memang benar teknologi dan berbagai produk perawatan kulit kini makin canggih dan bisa membuat Anda terlihat muda selalu. Tapi, kulit bebas kerut, bebas noda, kenyal, dan tampak bercahaya pun tak membuat Anda terasa muda, jika baru jalan kaki sebentar dan sedikit tanjakan saja sudah kepayahan, mau bangkit dari kursi terasa berat, atau sedikit-sedikit mengeluh lelah dan pegal. Ibarat mobil, yang hanya dirawat hanya cat luarnya saja, tapi mesin dan onderdil dalamnya amburadul.

Bagaimanapun, apa yang dikatakan orang bahwa olahraga membuat kita terlihat dan terasa muda itu benar adanya. Hal ini sudah terbukti secara ilmiah, bukan sekadar obral janji dari pengusaha bisnis kebugaran.

Menurut dr. Sophia Hage SpKO dari Medifit Clinic, secara umum olahraga teratur sebenarnya bermanfaat terhadap proses regenerasi sel. “Secara ilmiah memang terbukti bahwa olahraga secara teratur dan dilakukan dengan dosis dan intensitas tertentu dapat membuat seseorang lebih awet muda. Olahraga teratur dapat memengaruhi sel tubuh sehingga lebih tahan terhadap stres oksidatif dan memperpanjang usia sel tubuh.”

Inti dari manfaat olahraga adalah efek sistemis atau efek terhadap seluruh sistem tubuh. Secara khusus, olahraga akan meningkatkan aliran darah dan distribusi oksigen ke seluruh tubuh serta memperpanjang usia sel. Oleh sebab itu, jenis olahraga yang dapat mendukung manfaat ini adalah olahraga yang bersifat aerobik atau yang dikenal sebagai olahraga kardio, yang dapat meningkatkan denyut jantung dan sirkulasi tubuh, seperti joging, bersepeda, dan zumba.

Dosis olahraga yang tepat dan direkomendasikan adalah olahraga yang sesuai bukti penelitian, yaitu olahraga intensitas sedang hingga tinggi selama 30-40 menit sehari, 5 kali seminggu. Atau mencapai 150 hingga 200 menit seminggu. Akan lebih baik lagi jika dikombinasikan dengan latihan kekuatan otot, seperti yoga atau pilates, atau freeletics untuk menambah manfaat di tingkat sel tubuh. Suplementasi vitamin tidak wajib diberikan, akan tetapi pastikan asupan makanan bergizi dan seimbang, baik makronutrisi (karbohidrat, protein, lemak, serat) maupun mikronutrisi (vitamin dan mineral).

Agar manfaat olahraga tercapai, dr. Sophia menyarankan ini :

Menambah latihan beban pada olahraga aerobik seperti lari.
Harus ada hari istirahat.
Tidur cukup.
Pola makan seimbang dan teratur.
Membersihkan muka sebelum dan segera setelah berolahraga.

Penulis: Fariana
Sumber : Femina

Leave a Reply

%d bloggers like this: