Friday, March 22

Sumringah Joni Pemanjat Tiang Bendera Saat Bersama Presiden

Senyum Joni disamping Presiden Jokowi (Setkab RI).

Triwarta.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kaget melihat rekaman video Yohanes Ande Kala alias Joni, siswa kelas 1 SMP Negeri Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) memanjat tiang bendera setinggi 20 meter.

Dirinya meyakini, mereka yang hadir dalam acara silaturahim dengan para teladan tidak akan ada yang berani menirukan Joni memanjat tingga bendera setinggi itu.

“Jon, kamu tahu ya. Apa yang kamu lakukan menaiki tiang itu adalah bahaya loh, bahaya. Terus terang saya waktu melihat itu mikir khawatir dan cemas. Gimana, kok enggak takut menaiki yang tiangnya kecil dan katanya itu pas kamu sakit perut gitu ya. Gimana, gimana?” tanya Presiden Jokowi membuka diaog dengan Joni di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Joni lantas menceritakan, sebenarnya dirinya sakit perut saat mengikuti upacara HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Belu itu. Ia lantas disuruh masuk ke ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), tidak diobati, namun diberi minum. Karena itu, ia lantas tidur di ruang UKS.

Saat itulah, lanjut Joni, dirinya mendengar suara Wakil Bupati Belu yang sedang memimpin upacara, menanyakan siapa yang bisa naik tiang bendera (untuk membetulkan tali yang tersangkut).

“Langsung saya bangun, lari, buka sepatu langsung manjat tiang,” kata Joni.

Presiden sempat bertanya kepada Joni yang terlihat sempat ngos-ngosan waktu memanjang separuh tiang. Namun setelah berhenti, Joni kembali melanjutkan memanjat tiang.

“Kamu sebelumnya sudah sering manjat-manjat tiang atau manjat apa gitu, manjat pohon atau?” tanya Presiden, yang dijawab langsung oleh Joni, “Manjang pinang biasa”.

Presiden Jokowi menilai aksi heroik yang dilakukan Joni adalah sesuatu yang membahayakan, dan juga harus diingatkan.

Tapi Presiden juga beranggapan, itulah keberanian dan pengorbanan tanpa pamrih Joni, ingin agar merah putih terus berkibar di Kabupaten Belu.

Presiden kemudian meminta Mensesneg Pratikno, agar membawa Joni melihat-lihat Dunia Fantasi dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Tak hanya itu saja, Presiden Jokowi meluluskan 3 permintaan Joni, yakni memiliki rumah, sepeda dan jadi tentara.

“Jadi tentara. Ya sudah nanti langsung daftar ke Panglima. Langsung diterima kamu. Jaga kesehatan. Kesehatan dijaga semua ya,” ucap Kepala Negara.

Leave a Reply

%d bloggers like this: