Sunday, March 24

Jatuh Cinta Pada 2 Orang Sekaligus, Benar Engga Sich

Triwarta.com – Dari berbagai film drama yang pernah Anda tonton, maka cinta segitiga mungkin bukanlah suatu hal baru. Di berbagai film tersebut, Anda dapat melihat bahwa satu orang tokoh ternyata mencintai dua orang wanita atau dua orang pria yang sama. Akan tetapi, dalam kehidupan nyata, benarkah seseorang dapat mencintai dua orang sekaligus???

Menurut seorang psikolog di UCLA, jatuh cinta pada 2 orang sekaligus ternyata mungkin saja terjadi. Karena manusia merupakan makhluk yang kompleks dan rumit, maka sangat mungkin bahwa 2 kepribadian atau 2 orang yang berbeda dapat membuat Anda jatuh cinta.

Secara biologis, jatuh cinta merupakan suatu keadaan di mana kadar dopamin di dalam tubuh mendadak meningkat tajam. Dopamin merupakan suatu neurotransmitter di dalam otak yang berfungsi untuk menghubungkan antara pusat rasa senang dan penghargaan (hadiah) di dalam otak Anda.

Jadi, saat Anda jatuh cinta, maka kadar dopamin di dalam tubuh Anda dapat meningkat, bahkan dengan hanya mengingat kembali kenangan dengan si dia.

Kesimpulannya adalah menjalin sebuah hubugan monogami merupakan suatu hal yang Anda lakukan secara sadar dan berdasarkan logika. Akan tetapi, peningkatan kadar dopamin secara mendadak merupakan suatu kondisi fisik, yang berada di luar kendali Anda. Tetapi, bila Anda sering jatuh cinta pada banyak orang dalam waktu yang bersamaan, maka hal ini berarti bahwa Anda merupakan seseorang yang hanya mencintai dirinya sendiri (egois).

Jika Anda sedang berada di antara 2 pilihan, maka hal ini mungkin akan membuat Anda merasa sangat bingung dan bahkan lelah. Untuk itu, mulailah dengan membuat suatu daftar mengenai kebaikan dan keburukan kedua orang yang Anda cintai tersebut.

Saat Anda menganalisis daftar tersebut, ingatlah untuk tidak dibutakan hanya oleh perasaan cinta yang menggebu-gebu yang mungkin Anda rasakan. Perhatikanlah juga siapa yang sungguh-sungguh mencintai Anda, siapa yang rela merawat Anda saat Anda sakit, siapa yang akan tetap mau bersama Anda saat Anda tua nanti; saat gairah dan cinta tidak lagi menggebu-gebu.

Bila Anda masih merasa bingung, berpergian dan berjauhan dari kedua orang pasangan Anda tersebut mungkin dapat membantu Anda mendapatkan suatu perspektif baru.

Sumber: womenshealthmag

Leave a Reply

%d bloggers like this: