Sunday, January 21

Festival Trainer Nasional, Hadirkan 200 Trainer Hebat Untuk Bekali Generasi Muda

Triwarta.com – Employment Research Institute mengungkapkan fakta menarik bahwa 82 persen faktor penunjang kesuksesan seseorang adalah memiliki skill yang memadai.

Lantas bagaimana jika 200 trainer hebat berbagi ilmu, inspirasi dan motivasi untuk generasi muda indonesia menghadapi era milenial? Pastinya sangat luar biasa.

Oleh karenanya, ikatan Alumni Akademi Trainer serentak menyelenggarakan event langka seumur hidup di seluruh Indonesia, yakni FESTIVAL TRAINER NASIONAL. Dimana generasi muda indonesia belajar bersama 200 trainer hebat yang hadir.

Di era milenial yang semakin kompetitif ini, dibutuhkan kaum muda yang produktif dengan skill memadai. Artinya, jika Anda tidak mempersiapkan diri dengan skill memadai, bersiaplah untuk kalah bersaing.

Jika Anda tidak segera menyadarinya, lalu membekali diri dengan skill yang memadai, mental dan moral yang kokoh, bersiaplah jadi penonton dari kemajuan zaman.

Kehadiran 200 trainer hebat dalam ajang ini adalah untuk membekali para peserta dengan kemampuan atau skill yang bisa digunakan untuk menghadapi era digital di jaman milenial ini.

Acara FESTIVAL TRAINER NASIONAL ini serentak diadakan sejak 7 Desember 2017, di kota-kota seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Cianjur, Depok, Banten, Banjar Jabar, Bukit Tinggi, Sijunjung Padang, Palembang, Medan, Balikpapan, Makassar, Surabaya, Kediri, Indramayu, Cirebon, Bandung, Malang, Jogjakarta, Klaten, Magelang, Tegal, Lampung, Tanggamus Lampung, Cilegon, Tanjung Tabalong Kalsel, Merauke, Pekan Baru, dan Ciloto.

Acara rutin tahunan berupa Festival Trainer Nasional ini berlangsung di 30 Kota dan disponsori oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI), sebuah perusahaan swasta yang memprakasai pembuatan pesawat R80.

Djubaidillah Hasan, selaku Ketua panitia festival mengajak para peserta untuk ikut mendukung pembuatan pesawat R80.

“Pada intinya festival ini bertujuan menginspirasi Indonesia, mengubah Indonesia,” ujar Hasan di Gedung Universitas Negeri Jakarta, Minggu (7/1).

Chief Investment Officer PT RAI, Desra Firza Ghazfan mengatakan, sebagai sponsor dalam kegiatan Festival Trainer Nasional, mereka tidak mempersoalkan mengenai nominal partisipasi yang terkumpul. Hal yang penting adalah jumlah orang yang ikut serta dalam acara ini.

“Pesan Pak Habibie, beliau ingin satu juta orang ikut berpartisipasi dalam pembuatan pesawat R80 ini,” ujar Desra.
Festival Trainer Nasional ini diselenggarakan dari Sumatera hingga Merauke. Dimana pada satu titik penyelenggaraan, pesertanya bisa mencapai 300 sampai 500 orang. Bila di 30 Kota, peserta diperkirakan mencapai belasan ribu orang didampingi 200 orang trainer handal.

Festival Trainer Nasional ini pun dihadiri Jamil Azzaini (Sukses Menjual Dengan Cerita), Dewa Eka Prayoga (Affiliate Marketing), Harri Firmansyah (High Class Response for Entrepreneur), serta Ridwan Abadi (The Power Of Sinergi), di Gedung Sertifikasi Lt. 9 Universitas Negeri, Jakarta, dengan tema “RAHASIA SUKSES BISNIS di ERA DIGITAL”. Tidak hanya skill, para kaum muda millenial mendapatkan tambahan asupan value yang mampu mengokohkan mental dan moral mereka untuk menghadapi masa depan.

Berikut beberapa Statement Para Trainer dari beberapa daerah :

Yeni, Trainer asal Lampung

Saya sebagai penyelenggara sekaligus sebagai pemateri, acara hari ini berjalan lancar dan sukses. Antusias melakukan proses bertumbuh, dan saya mengajak 2 pemateri alumni akademi Trainer mas Imam, dan pak Suwarno. Metode yang kita gunakan adalah sharing 2 arah. Jadi pesertanya tidak hanya sebagai pendengar namun juga aktif sebagai penanya, karena tema acara “Inspirasi Bertumbuh”.

Acara ini sangat bagus dan sangat bermanfaat sebagai wadah pembelajaran baik bagi kami pemateri maupun pesertanya. Kami menyajikan materi secara berkesinambungan dimana tahapan materi dimulai dari materi pak Suwarno lalu materinya mas Imam dan how nya di materi saya mbak Yeni. Mengarahkan peserta agar cerdas menyiapkan masa depannya dengan mengenali potensi genetik. Masa depan adalah milik semua orang yang bernafas dan masa depan tanpa persiapan memaksimalkan potensi genetik maka akan melakukan banyak try and eror, hingga akan terjadi pemborosan biaya dan waktu. Kesimpulannya masa yang baik adalah milik mereka yang menyiapkannya saat ini.

Citra Trainer asal Bukit Tinggi

Saya benar-benar puas dan antusias untuk melaksanakan acara ini, dan sangat berterimakasih sekali kepada akademi trainer dan IKAAT yang sudah memikirkan para alumninya untuk bertumbuh,menginspirasi orang Indonesia. Apalagi setelah melihat antusias peserta, dimana kami menargetkan acara selesai jam 3 sore pesertanya minta selesaikan materi akhirnya selesai jam 5 sore. Pesertanya dari awal acara sampai sore ruangan tetap penuh, awal sesi pertama peserta duduk dibelakang setelah istirahat justru mereka berebut untuk duduk di depan. Catatannya khusus kalau materi kata sambutan ketua stikesnya sangat pas banget untuk mahasiswanya.

Perwakilan Trainer dari Makasar

Total Sekitar 60 orang, sesuai kapasitas ruangan dan sabtu kemarin sempat menutup pendaftaran. Acara yang sangat inspiratif dan sangat membahagiakan karena masih banyak ternyata yang optimis dengan kemajuan Bangsa ini. Ketika kita bersatu dalam membangun Indonesia, maka Indonesia akan segera menjadi pemimpin di dunia. Karena kami mengangkat Tema Makassar Genetic Day, antusias peserta berharap diadakan kembali acara yang lebih spesifik membahas mendalami Konsep STIFIn.

Maulana, Trainer asal Surabaya

Acara festival trainer Nasional diadakan serentak di beberapa kota di Indonesia.ada hampir 100 trainer yg mengadakan acara serupa di kota seluruh indonesia yg mengadakan acara yg sama, Mbak esti nalurani atau lebih dikenal dengan mbak cici yang mengisi dikota Surabaya. Acara hari ini sangat bagus sekali, khususnya buat kalangan pemuda,sangat menginspirasi bagi penerus bangsa.buku NGD (NEW GENERATION DEVELOPMENT) yang di tulis oleh mbak cici wajib dimiliki dan di baca oleh semua kalangan khususnya kalangan pemuda sebagai penerus bangsa. Catatan khusus nya adalah seperti R80 yg merupakan bukti mimpi itu harus diraih dg usaha dan kerja keras. Semangat itu yg sedang kami tularkan ke para mahasiswa / pemuda From campuss to Business.

Ratih Trainer asal Merauke

Alhamdulillah sangat antusias pesertanya,sampai teman yang bagian dokumentasi lupa buat dokumentasinya karena mendengarkan ulasan dari trainer. Acara ini sangat bagus sekali diadakan apalagi di merauke belum ada trainer. Meski saya sendiri bukan seorang trainer. Hanya saja kendalanya sedikit orang yang punya minat menuntut ilmu. Boleh dibilang merauke jauh dari peradaban tapi mudah-mudahanan dengan terselenggaranya acara ini warga merauke jadi lebih paham tentang akademi trainer dan lebih antusias untuk mengembangkan diri. Mulai dari event ini saya akan terus bergerak masif menebar manfaat ilmu meski tanpa bayaran. Kata mereka lain kali buat gebrakan yag lebih besar karena tadi acaranya sangat sederhana, undangan sebatas pengurus cabang dan ranting di kota merauke. Bahkan teman-teman pengurus fatayat mau kalau kegiatan ini akan dimasukkan ke program kerja fatayat tahun 2018.

Fandi Trainer asal Kalimantan Selatan

Acaranya alhamdulillah lancar..dan pesertanya pun antusias. Menurut saya acara ini acara yg sangat luar biasa, di group FTN juga dari pagi sampe sekarang rame sekali share kegiatan-kegiatanya. Saya juga sebagai alumni akademi trainer sangat senang dengan program ini. Kita bisa tampil di tempat dan orang-orang baru, jadi punya rasa kepercayaan diri yang semakin tinggi. Semakin semangat untuk terua menebar manfaat bagi orang-orang sekitar. Intinya saya sangat mendukung acara seperti ini, karena kita sama-sama untuk memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita.

Agus, Trainer asal Yogyakarta

Alhamdulillah acara berjalan sukses seperti target saya 50 peserta disabilitas hadir dalam acara tersebut antusias sangat luar biasa bahkan banyak permintaan untuk diadakan acara seperti itu lagi. Karena masih banyak orang tua disabilitas yang masih belum mau menyekolahkan anak-anaknya yang disabilitas ada juga yang masih malu memiliki anak disabilitas Saya sangat terharu dengan hadirnya hampir semua peserta dalam kegiatan tersebut bahkan saking terharunya saya hampir gak bisa mengisi acara, saya sangat terharu dengan antusias peserta teman-teman disabilitas di Klaten.

Peserta juga sangat senang karena selain saya berbagi motivasi, saya juga ajak mereka untuk nyanyi bersama dengan saya iringi bermain keyboard, ada beberapa peserta yang mau bernyanyi dengan senang hati.

Yang menarik pada acara itu adalah juga bahwa MC pada acara tersebut adalah salah satu murid saya Risma Anggraini yang beberapa waktu yang lalu dia berhasil meraih juara 1 olimpiade matematika tingkat nasional tingkat SMP, yang juga tunanetra seperti saya. Acara tersebut dihadiri oleh semua jenis disabilitas di antaranya tunanetra tunarungu wicara tuna mental dan tuna daksa dan menariknya juga kami juga menyediakan interpreter untuk teman-teman tuna rungu wicara. Dengan tema acara atau judul materi rahasia keluar dari penjara mental.

Imam, Trainer asal Lampung :

Alhamdulillah sangat dahsyat peserta dari dmulainya acara sudah sangat siap dengan kegiatan. Mereka sudah menyiapkan alat belajar dan setiap trainer menyampaikan materi peserta menyimak dengan seksama. Respon peserta dapat dilihat dari antusias peserta dan bnyak juga yang menyampaikan pertnyaan sesuai keresahan merka yng sesuai materi trainer. Yang saya gunakan konsep 2E, yaitu Entertain dan Esensi. Memberikan materi motivasi dengan gaya menghibur tapi tetap menguatkan Esensi Salah satu yang saya perkuat saat Story Telling, saya mengajak audience untuk masuk ke dalam cerita yang saya sampaikan dan membuat mereka dekat dengan keadaan di cerita.

Acara ini bukan sekedar training, seminar, tapi ada Roh lain yang tumbuh di acara ini, yakni Inspirasi hidup untuk menuju Hidup Sukses Mulia. Untuk sahabat Trainer yang terlibat diseluruh Penjuru Negeri, apa pun yang kita curahkan untuk acara hari ini, sharing yang diberikan, inspirasi yang ditebar, akan menjadi pondasi kuat untuk kita berdiri tegak meraih Visi Hidup.

Kang TB, Trainer asal Cianjur

Alhamdulillah peserta sekitar 230 orang, dan sangat antusias mengikuti acara ini. Akan selalu ada perbedaan antara yang belajar dengan yang tidak belajar, akan selalu ada perbedaan antara yang berbuat dengan yang tidak berbuat dan pasti akan ada perubahan bagi Indonesia setelah FTN ini dilaksanakan serentak.

Leave a Reply

%d bloggers like this: