Saturday, February 24

Dipaksa Kerja 12 jam, Model Rusia Vlada Dzuba Tewas di China

Triwarta.com – Diduga kelelahan setelah 12 jam fashion show di Shanghai Fashion Week, China, model asal Rusia Vlada Dzyuba tewas di usia 14 tahun.

Vlada Dzyuba, sempat ambruk dan dirawat di rumah sakit selama dua hari dalam keadaan koma. Namun sayang, nyawanya tak tertolong.

Dikutip dari Fox news, Minggu (29/10), selain kelelahan, meningitis atau radang otak kronis disinyalir menjadi penyebab kematian model cantik ini.

Vlada diketahui terikat kontrak dengan salah satu agensi modeling, dan baru tiga bulan bekerja di China. Selama kontrak, Vlada dikabarkan bekerja tanpa henti dan terlalu takut menjalani pengobatan medis.

Saat kejadian, belum diketahui berapa lama jam kerja yang harus dijalani Vlada. Namun secara legal, Vlada seharusnya hanya diperbolehkan bekerja tiga jam seminggu.

Fox News juga melansir, kematian Vlada Dzyuba meningkatkan keprihatinan terhadap dunia modeling, perihal bagaimana kondisi kerja para model dan seperti apa mereka diperlakukan dan dieksploitasi tenaganya. Di China sendiri, tidak sedikit model-model muda Rusia yang direkrut.

Pemerintah Moscow kini sedang berusaha mendapatkan penjelasan terhadap kondisi Vlada selama ia bekerja di Asia. Siberian Times melaporkan bahwa temperatur tubuh Vlada melonjak beberapa saat sebelum melenggang di catwalk.

Ibunda Vlada, Oksana, mengatakan bahwa model cantik itu sempat meneleponnya. Vlada mengeluhkan tubuhnya kelelahan dan sangat ingin bisa tidur lebih lama.

“Itu pasti terjadi di awal-awal sakitnya. Dan kemudian suhu tubuhnya naik. Aku tidak bisa tidur dan terus meneleponnya, memohonnya untuk pergi ke rumah sakit,” tutur Oksana.

Pimpinan agensi model yang menaungi Vlada, mengatakan tidak pernah mengira hal tragis itu akan terjadi. Ia juga menyesalkan agensinya yang tidak memeriksa kontrak kerja terlebih dahulu sebelum mengirimnya ke China.

“Tidak ada yang menyangka bisa terjadi konsekuensi seperti itu. Kami sekarang menuai apa yang telah kami tanam,” ujar Elvira Zatseva, yang mengaku tidak mengecek apakah kontrak kerja Vlada memasukkan jaminan asuransi kesehatan.

Kini petugas ombudsman di Perm Krai, Rusia, sedang menginvestigasi kematian Vlada lebih lanjut.

Leave a Reply

%d bloggers like this: