Sunday, July 22

Guruh Soekarno Putra Dirikan IGA

Triwarta.com – Menyadari makin banyaknya jenis makanan khas Indonesia yang diakui negara lain dan ketahanan pangan perlu terus dijaga. Beberapa anak bangsa yang peduli akan kelestarian dan keberlangsungan pangan Indonesia mendirikan organisasi Indonesian Gastronomy Association (IGA).

Sebagai gebrakan perdananya, IGA akan menggelar dua festival gastronomi dalam satu paket kesatuan, yaitu Indonesian GastroFest (IGF): An International Gastronomical Journey in The Land of Spices pada tanggal 7-9 Juli 2017 di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta dan International GastroStreet Food (IGSF): Melting Pot of The Gastronomical Delights, Fashion & Music Fiestapada tanggal 15-22 Oktober 2017.

Keduanya merupakan atraksi ekonomi kreatif dalam seni masakan tradisional yang mempunyai nilai wisata budaya bangsa. “Kita menggelar Indonesian GastroFest dan International GastroStreet Food punya kepentingan khusus bermuara untuk mewujudkan dukungan terhadap kedaulatan pangan, yang salah satunya dalam mengubah paradigma sumber pangan dari orientasi daratan ke arah lautan, sebagai sumber pangan alternatif, yakni ikan,“ Jelas Guruh Soekarno Putra, Dewan Pendiri IGA dan Ketua Dewan Pengarah Program IGF & IGSF, di rumahnya Jl. Sriwijaya Raya No. 26, Jakarta, Senin (6/2/2017) malam.

Guruh menambahkan selain itu, kedua festival gastronomi tersebut adalah wujud menghadirkan pelaku ekonomi kreatif dalam dunia masakan sebagai salah satu komponen pendukung utama Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. “IGT dan IGSF adalah festival seni masakan yang tidak lazim seperti festival makanan yang kerap dilakukan kebanyakan penyelenggara, “ papar Guruh.

Sementara, Indra Ketaren, President Indonesian Gastronomy Association mengatakan bahwa acara seperti ini belum pernah dilakukan baik di negara-negara Asia maupun di Indonesia. “Sekarang inilah saatnya kita menghargai seni masakan Indonesia di negerinya sendiri,” papar Indra bangga.

Leave a Reply

%d bloggers like this: