Sunday, March 24

Demi “Pertaruhan” Aliando Berubah Jadi Macho

Triwarta – Bila kamu, para gadis yang mengaku penggemar berat aktor muda berbakat, Aliando Syarief, pasti kini agak lupa dan tambah kesengsem melihat penampilan idola kamu ini, kenapa?

Sebab, pemuda kelahiran 26 Oktober 1996, itu kini memiliki bentuk badan macho banget. Ya, Aliando mengaku harus membentuk badannya demi bermain film berjudul ‘Pertaruhan’.

Mantan kekasih Prily Latuconsina ini mengatakan di film terbarunya itu, ia berperan sebagai Amar dan Aliando berjuang agar bentuk tubuhnya berubah menjadi macho. Hal ini karena dalam adegan film tersebut, Aliando harus mengeluarkan keahlian dalam beradegan laga.

“Saya dikasi waktu sebulan untuk membentuk badan agar terlihat berbeda di film. Hasilnya, nonton aja filmnya pokoknya bagus banget,” tutur Aliando Syarief saat ditemui di acara ‘Peluncuran Trailer dan Merchandise Film Petaruhan’ di Brewekz Podium, Senayan City, Jakarta Selatan, kemarin.

Meski dalam film ini hanya menjalankan adegan sedikit, Aliando tetap merasa sangat tertantang. Karena menurutnya, ini adalah film yang memiliki cerita yang sangat berbeda dari semua peran yang sudah pernah dia lakoni.

“Kalau dari pribadi karakternya saya sebagai Amar, ini sangat beda sekali dengan kehidupan sehari-hari saya. Saya enggak punya abang dan adik cowok. Semua disini adegannya seru. Jadi menurut saya ini sangat menantang,” papar bintang sinetron ‘Ganteng-Ganteng Serigala’ ini.

Rencananya, film yang digarap Upi sebagai penulis dan produser kreatif tersebut akan tayang secara serentak di bioskop tanah air pada 9 Februari 2017 mendatang.

Film ini menceritakan tentang kehidupan empat orang saudara laki – laki, Ibra (Adipati Dolken), Elzan (Jefri Nichol), Amar (Aliando Syarief), dan si bungsu Ical (Giulio Parengkuan), yang hidup sederhana bersama Ayah mereka, Pak Musa (Tyo Pakusadewo).

Pak Musa hanya Satpam di sebuah bank. Meskipun gaji sang Ayah tidak seberapa, namun Ayah mereka sangat loyal dan berdedikasi tinggi pada pekerjaannya. Keluarga ini sudah kehilangan ibu sejak si bungsu dilahirkan. Banyak konflik yang digali dalam film tersebut. Film yang bergenre drama action tersebut banyak menguras emosi.

Produser eksekutif, Adi Sumardjono mengatakan film ‘Pertaruhan’ yang diproduksi IFI Sinema dan syutingnya berlokasi di Jakarta itu menelan biaya hingga Rp 5 miliar.

“Sesuai sama skenario, produksi serta promosinya. Nnggak jauh beda sama film-film Indonesia lainnya. Saya berharap film ini box ofice dan bisa mencapat target 2 juta penonton,” tandas Adi Sumardjono.

Penasaran? tunggu dan nonton deh, film idola kamu itu.

Leave a Reply

%d bloggers like this: