Monday, March 25

Hati-hati dengan Rokok Elektrik

Triwarta.com, Jakarta – Rokok elektrik mungkin sedang jadi tren di beberapa kalangan. Tapi, tahukah Anda jika dampak rokok elektrik tidak jauh berbeda dengan rokok konvensional? Jika Anda masih menyangkal bahwa rokok elektrik tidak lebih buruk dari rokok konvensional, berikut faktanya yang dilansir dari Boldsky, Minggu (1/1).

Kecanduan
Rokok elektrik menyebabkan pelepasan dopamin di otak, sehingga efek ini dapat menyebabkan kecanduan.

Mempengaruhi jantung
Rokok elektrik tidak mengandung tembakau, tetapi masih ada nikotin yang menyebabkan akumulasi plak di pembuluh darah. Pada akhirnya hal tersebut akan menyebabkan pembekuan darah, sehingga mempengaruhi sistem kardiovaskular.

Mengiritasi mata
Asap yang keluar dari rokok elektrik mengandung formalin, sehingga menyebabkan iritasi, kemerahan dan gatal pada mata.

Keracunan
Dalam kasus Anda menelan cairan yang digunakan dalam rokok elektrik karena kesalahan, maka dapat menyebabkan keracunan nikotin yang merupakan kondisi fatal.

Kulit rusak
Efek samping dari merokok rokok elektrik sangat banyak, termasuk merusak kulit dan menjadi kusam. Hal ini karena kandungan dalam rokok elektrik dapat merusak sel-sel kulit Anda.

Mengurangi perkembangan otak
Sebuah studi telah menemukan bahwa remaja yang merokok rokok elektrik mengalami penurunan perkembangan sel otak. Hal ini dapat mempengaruhi daya ingat, keterampilan dan kognisi belajar menjadi buruk.

Menyebabkan kanker
Sama seperti rokok konvensional, rokok elektrik juga dapat menyebabkan kanker pada perokok. Rokok elektrik mengandung nikotin yang dapat memicu berkembangnya sel-sel kanker.

Leave a Reply

%d bloggers like this: