Monday, March 25

Gisel dan Gading Martin Terjaring Razia di Tempat Hiburan

Triwarta.com, Jakarta – Artis cantik Gisella Anastasia dan suaminya Gading Marten sempat terjaring razia operasi cipta kondisi yang digelar oleh Polda Metro Jaya bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di kafe Bistro Parch 19, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat dinihari (30/12).

BNN pun langsung menyuruh anak dan menantu Roy Manten itu untuk ter urien di sebuah mobil Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Jangan foto-foto ya,” kata Gading pada awak media usai jalani tes urien.

Lantaran keduanya tak terbukti menggunakan narkoba dan sejenisnya keduanya langsung meninggalkan area lokasi Bistro Parch 19.

Dalam Operasi tersebut, sebanyak 16 orang diamankan dari gelaran razia narkoba yang dilakukan di kafe Parc 19 Bistro Terrace dan kafe Venue Bar and Lounge di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

“Dari dua tempat tersebut, kami melakukan pemeriksaan urine dari pengunjung 240 dari dua tempat. Dari hasil tes, 8 positif dari Parc 19, sama di Venue ada 8 orang juga. Total ada 16 orang,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nico Afinta, seusai gelaran razia.

Dikatakan Kombes Nico, belasan pengunjung yang diamankan di kedua kafe tersebut rata-rata masih berumur antara 21 sampai 38 tahun.

“Rata-rata (profesinya) wiraswasta. Kami bawa ke Polda Metro,” katanya

Di lokasi Parc 19, Kombes Nico menyebut, petugas juga menemukan barang bukti narkoba jenis ekstasi. Selain itu, petugas juga mengamankan serbuk putih yang diduga kokain.

“Tadi dari labfor yang melakukan tes, sementara diduga amphetamin, bahasa sehari-hari ekstasi. Lalu kami juga menemukan barang bukti berupa serbuk disimpan (dalam) plastik kecil,” kata Kombes Nico.

Dia juga menjelaskan alasan pihaknya menargetkan razia di kawasan Kemang, yaitu karena sejumlah tempat hiburan tersebut ramai didatangi pengunjung. Selain itu, Nico mengatakan jika kafe-kafe di sekitaran Kemang memang jarang dilakukan operasi razia narkoba.

“Dari hari Kamis banyak pengunjuk, terbanyak dari daerah lain. Dan juga waktu itu ada informasi. Kita ada upaya pencegahan ini dan penindakan. Upaya pencegahan ini untuk memberikan kesadaran kepada pemilik tempat di Kemang (yang) hampir tidak pernah disentuh, supaya menimbulkan adanya kesadaran bersama untuk tidak menggunakan narkoba,” kata dia.

Dari rangkaian razia tersebut, Kombes Nico mengimbau agar pemilik tempat hiburan malam bisa bekerja sama dengan kepolisian guna mencegah peredaran narkoba terutama di kalangan remaja.

“Kami mengimbau kepada pemilik dan pengusaha tempat hiburan agar dapat melakukan pencegahan. Kami menghargai segala upaya yang dilakukan selama ini, karena (dari) jumlah kuantitas dan kualitas yang kami lakukan pemeriksaan (telah) adanya kesadaran untuk menjauhi narkoba,” kata dia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: